Suara Jelata---Komisi Penanggulangan AIDS Daerah (KPAD) Kabupaten Sinjai menggelar kegiatan Sosialisasi dan Skrining HIV serta Cek Kesehatan Gratis bagi kelompok nelayan pada Selasa, 27 Januari 2026, bertempat di Satuan Pelayanan TPI Lappa Sinjai (Wisma Nelayan).
Kegiatan ini dihadiri oleh Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan Kabupaten Sinjai, Lurah Lappa, serta unsur lintas sektor lainnya.
Ketua Pelaksana KPA Kabupaten Sinjai, Andi Mahyanto Mazda, SH., MH., mengatakan bahwa nelayan merupakan kelompok strategis dalam mendukung perekonomian daerah sehingga kesehatan mereka harus menjadi perhatian bersama.
“Nelayan adalah pejuang pangan laut yang setiap hari menghadapi tantangan alam. Karena itu, menjaga kesehatan mereka merupakan tanggung jawab kita semua,” ujarnya.
Ia menekankan bahwa HIV bukan hanya persoalan medis, tetapi juga persoalan sosial akibat masih adanya stigma. Banyak orang enggan melakukan tes karena kurangnya pemahaman, padahal deteksi dini sangat penting agar penanganan dapat segera dilakukan sehingga penderita tetap dapat hidup sehat dan produktif.
Melalui kegiatan sosialisasi, peserta mendapatkan pemahaman bahwa HIV tidak menular melalui sentuhan, bersalaman, makan bersama, maupun bekerja bersama. HIV juga dapat dicegah dan dikendalikan melalui pengobatan yang tepat.
Selain penyuluhan, kegiatan ini juga dirangkaikan dengan *Cek Kesehatan Gratis (CKG) yang diikuti oleh 86 peserta, sementara skrining HIV dilakukan terhadap 39 orang.* Langkah ini merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah dalam mendekatkan layanan kesehatan kepada masyarakat pesisir, khususnya kelompok nelayan yang memiliki keterbatasan waktu untuk mengakses fasilitas kesehatan.
KPAD Kabupaten Sinjai mengapresiasi dukungan seluruh pihak yang terlibat, termasuk Dinas Kesehatan, Dinas Perikanan dan Kelautan, serta pengelola TPI Lappa. Pendekatan langsung ke komunitas dinilai efektif untuk meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga kesehatan.
Kepada para nelayan, panitia mengimbau agar tidak ragu memanfaatkan layanan pemeriksaan kesehatan sebagai langkah preventif demi melindungi diri sendiri, keluarga, dan lingkungan sekitar. Seluruh elemen masyarakat juga diajak untuk terus membangun lingkungan yang bebas stigma terhadap orang dengan HIV.
Kegiatan tersebut diharapkan dapat berkontribusi dalam upaya pencegahan dan pengendalian HIV AIDS di Kabupaten Sinjai.

